Profil Program Imam Masjid

Masjid yang selama ini terkenal sebagai tempat ibadah bagi umat Islam, ternyata memiliki fungsi-fungsi lain yang berkaitan dengan kepentingan dan kemashlahatan umat Islam, dimana fungsi-fungsi tersebut sudah dijalankan dengan baik pada masa Rasulullah saw.. Di antara fungsi yang dimaksud antara lain fungsi sosial ekonomi dan pembedayaan umat, fungsi dakwah dan pembinaan umat, fungsi ukhuwah Islamiyah dan lain sebagainya.

Pada masa sekarang ini, pemahaman di kalangan umat Islam mengenai fungsi-fungsi masjid semakin membaik dan semakin tersebar luas. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya masjid -terutama di kota-kota besar- yang sudah berupaya untuk mengoptimalkan fungsi-fungsi masjid tersebut. Bahkan tidak sedikit masjid yang sudah melengkapi dirinya dengan kelengkapan penunjang seperti dengan membentuk Yayasan Masjid sehingga diharapkan fungsi-fungsi masjid dapat dijalankan dengan baik, terutama yang berkaitan dengan fungsi sosial ekonomi dan pemberdayaan umat.

Untuk mewujudkan hal itu, tentunya dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki ilmu dan ketrampilan manajemen, yang diharapkan dapat mengelola masjid dengan sistem yang lebih profesional dan lebih inovatif, tidak lagi dengan sistem pengelolaan tradisional. Pada akhirnya, melalui masjid, mereka dapat mewujudkan kemashlahatan yang lebih besar bagi umat Islam.

Seiring dengan itu, di kalangan umat Islam terutama di kalangan pengelola Masjid, pelan-pelan telah terjadi pergeseran pemahaman mengenai imam shalat. Imam shalat tidak lagi difahami sebagai tokoh spiritual (community leader) yang menguasai berbagai ilmu agama, tetapi sebagai orang yang mampu menjadi imam shalat dengan bacaan dan hafalan al-Quran yang bagus sehingga dapat menambah kenyamanan dan kekhusyuan makmum, seperti yang disinyalir dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim melalui jalur Abi Mas’ud Al-Badri. Hal ini juga menuntut adanya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang hafalan dan bacaan al-Qur’an.

Kedua kompetensi tersebut bisa menyatu dalam diri seseorang bila keduanya diupayakan secara serius. Dalam rangka mewujudkan hal itu, maka Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Nadi berencana mengadakan Pelatihan Imam dan Manajemen Masjid, sebuah pelatihan yang bertujuan untuk mencetak kader-kader imam yang tidak hanya mampu menjadi imam shalat dengan baik tetapi juga mampu mengelola masjid dengan tiga komponen utamanya yaitu idarah (manajemen pengelolaan), imarah (manajemen pemakmuran) dan ri’ayah (manajemen pemeliharaan dan perawatan).

165 total views, 1 views today